Kelvin Subowo: 7 Kegagalan, Runtuhnya Cloud Kitchen & Membangun Avengers F&B Indonesia – E601
Spotify: https://open.spotify.com/episode/0V33v0ECZDIRQFyIypTSYY?si=b5dea735371747c9
YouTube: https://youtu.be/4jdL95Cu0uA
"Yang pertama adalah pendirinya. Kami fokus pada orang-orang dan pendirinya karena kami menjalankan bisnis ini sendiri, jadi kami tahu tipe orang seperti apa yang mendorong kesuksesan. Yang kedua adalah sinergi yang kami bawa—baik melalui biaya pokok penjualan yang lebih baik, biaya operasional dengan menggunakan dapur pusat kami, peningkatan ekonomi unit, atau logistik yang menghasilkan margin lebih besar. Ketika kami mengintegrasikannya ke dalam infrastruktur kami, mereka akan mendapatkan manfaatnya. Kami menghitung dampak integrasi dan seberapa cepat hal itu dapat terjadi, tergantung pada seberapa terbuka pikiran para pendiri dan tim. Yang ketiga adalah kami menghindari bisnis yang sedang tren. Di Daily Box, yang sekarang bernama Daily Co., kami fokus pada makanan rumahan dan makanan pokok—hal-hal yang selalu diinginkan orang." - Kelvin Subowo, CEO Daily Co.
"Yang sangat membantu saya selama masa-masa sulit adalah memiliki tim hebat yang selalu mendukung saya. Saya harus membuat keputusan sulit yang berdampak pada kehidupan dan masa depan orang-orang, tetapi keputusan tersebut selalu bertujuan untuk tujuan yang lebih besar—kami ingin menciptakan perubahan besar bagi negara ini. Kami benar-benar percaya pada pasar Indonesia dan masyarakatnya. Keyakinan itu membuat kami tetap termotivasi. Banyak pendiri yang bergabung atau diakuisisi oleh perusahaan kami melihat bagaimana kami memperlakukan talenta, dan itu membuat perbedaan selama masa-masa sulit. Sebagai pendiri, terkadang kami merasa ragu, tidak yakin apakah kami dapat mewujudkan atau melewati badai, tetapi sangat membantu bahwa tim telah melihat kemajuan kami dan bagaimana kami telah melewati badai di masa lalu." - Kelvin Subowo, CEO Daily Co.
Kelvin Subowo , CEO Daily Co. , bergabung dengan Jeremy Au untuk berbagi bagaimana ia membangun salah satu grup F&B dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia setelah tujuh usaha yang gagal. Mereka membahas bagaimana kegagalan awal Kelvin mengajarkannya realita pasar Indonesia yang sensitif terhadap harga, bagaimana cloud kitchen awalnya sukses tetapi dengan cepat runtuh pasca-Covid, dan bagaimana Daily Co. melakukan pivot dengan mengakuisisi dan mengembangkan merek makanan offline. Mereka mengeksplorasi bagaimana retensi pendiri, integrasi backend, dan disiplin M&A memungkinkan pertumbuhan berkelanjutan. Kelvin juga menjelaskan bagaimana merek-merek Tiongkok memasuki Indonesia dengan modal dan kecepatan, dan mengapa timnya menggandakan upaya pada skala, budaya tim, dan kemitraan lokal jangka panjang.