"Pada sebuah acara untuk Asosiasi Manajemen Filipina, duta besar Singapura memberikan pidato selama 15 menit tentang hubungan yang kuat antara Singapura dan Filipina. Paragraf terakhirnya mendorong semua orang untuk melakukan lebih banyak bisnis di Singapura, dan dia mengakhiri dengan mengatakan, 'Dalam waktu yang saya butuhkan untuk memberikan pidato ini, Anda bisa mendaftarkan bisnis di Singapura.' Itu sangat mengejutkan karena, di Filipina, studi kami dengan perusahaan portofolio menunjukkan bahwa sekadar mendaftarkan bisnis dapat memakan waktu hingga 45 hari—45 hari di mana bisnis dapat mati." - Franco Varona, Managing Partner dari Foxmont Capital Partners
"Semua orang terus bertanya, 'Kapan AI akan mengakhiri ini?' tetapi itu belum terjadi. Yang kita lihat justru banyak upaya untuk meningkatkan keterampilan pekerja menggunakan AI di sektor BPO. Belum ada yang sepenuhnya menggantikan suara, dan saya pikir itu karena empati. Orang Filipina melakukan panggilan telepon kepada pemegang kartu kredit di AS dan kepada orang-orang yang penerbangannya dibatalkan di tempat-tempat seperti AS dan Australia. Berapa kali orang menekan angka satu hanya untuk berbicara dengan suara manusia? Itu terjadi sepanjang waktu, terutama ketika penerbangan Anda dibatalkan di bandara." - Franco Varona, Managing Partner Foxmont Capital Partners
"Foxmont senang berinvestasi pada solusi Filipina untuk masalah Filipina, yang artinya negara ini memiliki banyak tantangan. Kita mengeluhkannya setiap hari, dan siapa pun yang tiba di bandara dan menggunakan Grab pasti akan mengeluhkannya juga. Tetapi itu juga berarti ada banyak peluang—banyak layanan dan produk yang masih perlu dikembangkan. Jika Anda adalah startup regional yang menetapkan harga yang tepat dan memecahkan masalah yang belum pernah ditangani siapa pun sebelumnya, ada potensi besar untuk menjadi pemenang di negara ini." - Franco Varona, Managing Partner Foxmont Capital Partners
Dalam episode ini, Jeremy Au berbicara tentang booming startup di Filipina, kekuatan diaspora global, dan mengapa para peloporlah yang menang.
Kata kunci: Franco Varona, Ledakan Startup Filipina, Kekuatan Diaspora Global, Mengapa Pelopor Menang, Filipina, Asia Tenggara, VC, Kepemimpinan Pemikiran