"Menjadi orang tua telah membuat saya menjadi investor yang lebih baik. Ada kesamaan antara berkomunikasi dengan anak-anak dan berinteraksi dengan para pendiri perusahaan. Anda tidak bisa begitu saja mendikte tindakan kepada anak-anak. Demikian pula, para pendiri didorong oleh keyakinan dan menolak pendekatan yang bersifat direktif. Saya telah menyesuaikan gaya komunikasi saya agar pesan tersampaikan dengan baik. Hal itu sesuai dengan para pendiri dan menciptakan hubungan yang lebih kolaboratif." - Jeremy Tan
"Sebelum kami memulai penggalangan dana, masing-masing dari kami menuliskan apa yang menurut kami dapat kami sumbangkan secara finansial, dan ketika saya menjumlahkannya, jumlahnya kurang dari 10 juta—jelas bukan awal yang kami harapkan. Mengumpulkan dana pertama kami merupakan tantangan, terutama di wilayah seperti Asia Tenggara di mana pasar modal ventura masih berkembang, tidak seperti pasar yang lebih mapan seperti AS, Tiongkok, dan India. Jumlah LP yang familiar dan bersedia berinvestasi di modal ventura di sini terbatas. Namun, kami dengan cepat menyadari bahwa kami perlu memperluas pencarian kami di luar Singapura, dan untungnya, jaringan Harvard kami terbukti sangat berharga. Kami berhasil mendapatkan LP utama pertama dan kedua kami dan secara strategis bermitra dengan LP regional yang familiar dengan pekerjaan kami, memanfaatkan transisi mereka ke platform digital. Keselarasan ini sangat penting, karena memungkinkan startup kami untuk memasuki pasar secara efektif." - Jeremy Tan
"Saya masih berusaha menguasai seni menyeimbangkan tuntutan hidup, tetapi saya menemukan bahwa menulis jurnal setiap pagi sangat membantu. Saya meluangkan beberapa menit untuk menuliskan pikiran saya dan hal-hal yang saya syukuri, yang mencegah saya terlalu memikirkan hal-hal negatif. Kebiasaan ini menenangkan saya. Sepanjang hari, saya mengambil istirahat singkat untuk hal-hal seperti menarik napas dalam-dalam di taksi atau berolahraga setiap hari, yang menyegarkan pikiran saya dan mencegah saya memikirkan pekerjaan. Di akhir pekan, saya benar-benar melepaskan diri untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Saya juga meluangkan beberapa jam untuk diri sendiri—seperti pagi-pagi sekali di hari Sabtu ketika saya pergi memancing sebelum mengajak anak-anak berenang. Berada di alam adalah bagian penting dari menjaga keseimbangan bagi saya." - Jeremy Tan
Dalam episode ini, Jeremy Au berbicara tentang perjalanan karirnya sebagai insinyur Cambridge dan peraih MBA Harvard, pendirian Tin Men Capital, dan wawasan tentang menjadi seorang ayah.
Kata kunci: Jeremy Tan, Insinyur Cambridge dan MBA Harvard, Pendiri Tin Men Capital, Wawasan tentang Peran Ayah, Singapura, VC, Harvard, Kisah Pendiri