"Saran yang pasti akan saya berikan kepada diri saya sendiri adalah jangan terburu-buru dan benar-benar menikmati proses belajar. Ketika pertama kali tiba, saya memberi tekanan besar pada diri sendiri untuk segera memahami semuanya, yang mungkin bukan penggunaan waktu yang paling efektif. Saran lain yang akan saya berikan adalah untuk menjaga hubungan dengan teman-teman. Saya selama ini kesulitan untuk tetap berhubungan dengan teman-teman saya di AS, tetapi saya semakin membaik. Menjalin kembali hubungan ini, terutama dengan orang tua saya, merupakan berkah tak terduga dari kepindahan saya ke sini. Saya juga menyarankan untuk menginvestasikan lebih banyak waktu dalam hubungan-hubungan ini." - Jesse Choi, Pendiri Bersama Reku
"Kewirausahaan adalah bagian besar dari kurikulum. Bahkan jika Anda tidak mengambil kelas kewirausahaan secara khusus, para profesor semuanya mendorong Anda ke arah itu. Mereka semua mendorong Anda untuk mengambil risiko karena mengapa tidak? Jangan khawatir jika Anda gagal. Dunia ada di genggaman Anda. Yang saya anggap menarik adalah keragaman pendekatan terhadap kewirausahaan. Ini bukan hanya tentang memulai dari nol dan menemukan rekan pendiri. Program ini juga menggali lebih dalam aspek lain, seperti dana pencarian, kewirausahaan melalui akuisisi, dan bahkan kursus khusus tentang mengelola bisnis keluarga dan berinovasi dalam kerangka kerja yang sudah mapan. Setiap jalur menawarkan cita rasa kewirausahaan yang unik, memperluas pemahaman konvensional tentang apa artinya menjadi seorang pengusaha.” - Jesse Choi, Pendiri Bersama Reku
"Ada begitu banyak orang di dunia ini yang sangat mengesankan. Mereka tidak hanya mengagumkan dan karismatik secara pribadi, tetapi mereka juga sangat cerdas dan memiliki penilaian yang baik. Salah satu hal pertama yang saya pelajari adalah pentingnya mengelilingi diri saya dengan orang-orang yang benar-benar saya hormati, yang merupakan pengalaman baru yang transformatif bagi saya. Pelajaran penting lainnya datang dari waktu saya di Bain, di mana saya belajar bagaimana memecahkan masalah secara efektif. Di sekolah menengah, Anda belajar untuk mengikuti instruksi dan menjadi warga negara yang baik. Di perguruan tinggi, Anda belajar untuk menjadi agak mandiri. Tetapi di Bain, saya belajar untuk secara intelektual memecah masalah, membangun kerangka kerja yang bijaksana di sekitarnya, dan menimbang risiko dan imbalannya, membentuk fondasi yang kokoh untuk semua yang telah saya kejar secara profesional sejak saat itu." - Jesse Choi, Pendiri Bersama Reku
Dalam episode ini, Jeremy Au berbicara tentang perjalanan di Bain Capital dan MBA Stanford, pindah ke Indonesia karena cinta, dan mendirikan platform investasi Reku.
Kata kunci: Jesse Choi, Bain Capital dan MBA Stanford, Pindah ke Indonesia karena Cinta, Mendirikan Platform Investasi Reku, Indonesia, AS, FinTech, Kisah Pendiri