"Yang pertama adalah pendirinya. Kami fokus pada orang-orang dan pendirinya karena kami menjalankan bisnis ini sendiri, jadi kami tahu tipe orang seperti apa yang mendorong kesuksesan. Yang kedua adalah sinergi yang kami bawa—baik melalui biaya pokok penjualan yang lebih baik, biaya operasional dengan menggunakan dapur pusat kami, peningkatan ekonomi unit, atau logistik yang menghasilkan margin lebih besar. Ketika kami mengintegrasikannya ke dalam infrastruktur kami, mereka akan mendapatkan manfaatnya. Kami menghitung dampak integrasi dan seberapa cepat hal itu dapat terjadi, tergantung pada seberapa terbuka pikiran para pendiri dan tim. Yang ketiga adalah kami menghindari bisnis yang sedang tren. Di Daily Box, yang sekarang bernama Daily Co., kami fokus pada makanan rumahan dan makanan pokok—hal-hal yang selalu diinginkan orang." - Kelvin Subowo, CEO Daily Co." - Kelvin Subowo
"Yang sangat membantu saya selama masa-masa sulit adalah memiliki tim hebat yang selalu mendukung saya. Saya harus membuat keputusan sulit yang berdampak pada kehidupan dan masa depan orang-orang, tetapi keputusan tersebut selalu bertujuan untuk tujuan yang lebih besar—kami ingin menciptakan perubahan besar bagi negara ini. Kami benar-benar percaya pada pasar Indonesia dan masyarakatnya. Keyakinan itu membuat kami tetap termotivasi. Banyak pendiri yang bergabung atau diakuisisi oleh perusahaan kami melihat bagaimana kami memperlakukan talenta, dan itu membuat perbedaan selama masa-masa sulit. Sebagai pendiri, terkadang kami merasa ragu, tidak yakin apakah kami dapat mewujudkan atau melewati badai, tetapi sangat membantu bahwa tim telah melihat kemajuan kami dan bagaimana kami telah melewati badai di masa lalu." - Kelvin Subowo, CEO Daily Co." - Kelvin Subowo
"Kelola ekspektasi kita. Kita selalu bersiap untuk yang terburuk dan berharap untuk yang terbaik. Kami mengira tahun 2023 akan sulit karena merupakan tahun politik di Indonesia. Setelah pemilihan umum, kami berharap keadaan akan membaik, tetapi pemilihan umum 2024 malah memperburuk keadaan. Kemudian terjadi perang dagang, dan kami berharap tahun 2025 akan membawa stabilitas—tetapi sekarang situasinya bahkan lebih tidak pasti. Investor semakin pesimis tentang pasar Indonesia, dan kami, sebagai pengusaha lokal, telah terpukul keras. Apa pun yang Anda rencanakan untuk besok seringkali berakhir dengan akurasi kurang dari 20 persen." - Kelvin Subowo, CEO Daily Co.
Dalam episode ini, Jeremy Au berbicara tentang 7 kegagalan, runtuhnya cloud kitchen, dan membangun para pahlawan F&B Indonesia.
Kata kunci: Kelvin Subowo, 7 Kegagalan, Keruntuhan Cloud Kitchen, Indonesia F&B Avengers, Indonesia, Asia Tenggara, Startup, Kegagalan, Kisah Pendiri