"Uber awalnya dimulai sebagai layanan transportasi daring dan menerima ancaman dari walikota New York City, yang ingin melarangnya karena sistem izin taksi dan armada Yellow Cab secara efektif dilindungi oleh serikat atau perkumpulan pengemudi taksi dengan kekuatan politik yang menentang Uber. Sebaliknya, Uber memposisikan dirinya sebagai platform yang lebih adil yang memungkinkan orang dari semua tingkat pendapatan, semua kelompok minoritas, dan kapan saja untuk mengakses layanan transportasi daring, tidak seperti armada Yellow Cab yang diatur." - Jeremy Au, Pembawa Acara Podcast Teknologi BRAVE Asia Tenggara
"Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah apakah sebuah startup akan meminta izin atau memohon maaf saat berkembang. Di yurisdiksi tertentu, dapatkah startup tersebut bekerja sama dengan regulator atau tidak? Dapatkah startup tersebut memobilisasi dukungan pelanggan akar rumput untuk melobi atas namanya? Narasi apa yang mengganggu perusahaan yang sudah mapan atau menantang persaingan? Apakah pers merupakan serangan balik yang layak terhadap para legislator? Apa saja hukum yang ada, dan apa konsekuensi dari pelanggarannya? Tidak ada hukuman, denda, penjara, atau bahkan eksekusi? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang harus dipikirkan oleh para pendiri startup." - Jeremy Au, Host Podcast Teknologi BRAVE Asia Tenggara
"Baik Anda perusahaan rintisan atau perusahaan besar, Anda harus memutuskan apakah Anda akan secara proaktif membentuk legislasi dan memposisikan diri sebagai aktor yang baik yang membantu mewujudkan kebijakan. Jika Anda menjadi raksasa, dapatkah Anda membentuk legislasi dengan cara yang menguntungkan Anda, dan dapatkah Anda memulai di kasus uji coba atau kota-kota yang paling ramah, menghadapi sedikit penentangan, dan bergerak paling cepat? Apa permainan internalnya, apa permainan eksternalnya, dan bagaimana Anda akan menjalankannya?" - Jeremy Au, Pembawa Acara Podcast Teknologi BRAVE Asia Tenggara
Dalam episode ini, Jeremy Au berbicara tentang regulasi versus perusahaan rintisan, kekuatan monopoli, penguasaan regulasi, dan strategi perusahaan rintisan.
Kata kunci: BRAVE, Regulasi vs. Startup, Kekuatan Monopoli, Penguasaan Regulasi, Strategi Startup, Singapura, Asia Tenggara, Startup, Kepemimpinan Pemikiran