Protes di Indonesia, Penangguhan TikTok & Apa yang Terjadi Ketika Kepercayaan Rusak bersama Gita Sjahrir - E633

Spotify: https://open.spotify.com/episode/0Rm7M4tAcSVDEYl2CY55v1?si=75603d6798d04c3a

YouTube: https://youtu.be/BZnn5w2fCfk

"Inti sebenarnya dari seluruh situasi itu adalah pemerintah, tolong dengarkan rakyat yang menderita, jadi berikan lebih banyak kebebasan berbicara, lebih banyak kebebasan pers, lebih banyak saluran bagi rakyat, DPR, dan pemerintah untuk berinteraksi. Dan saya pikir momen 'aha' besar dalam seluruh gerakan ini adalah akhirnya banyak orang yang sadar bahwa politik memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka, politik memengaruhi setiap orang yang merupakan penduduk atau warga negara yang tinggal di Indonesia dan yang mencintai Indonesia" - Gita Sjahrir, Kepala Investasi di BNI Ventures


"Biaya dari semua ini sangat jelas. Ini adalah biaya yang timbul ketika empati tidak diungkapkan dalam politik dan ketika Anda membuat aturan dan regulasi. Biaya dari apa yang terjadi mulai akhir Agustus hingga sekarang adalah lebih dari 6.000 orang telah ditangkap. Saya kehilangan hitungan berapa ribu orang yang terluka. Sepuluh orang tewas. Jadi biayanya sangat jelas. Saya berharap ada sesuatu yang bisa dipetik dari semua ini." - Gita Sjahrir, Kepala Investasi di BNI Ventures


"Seseorang berkata, 'Siapa pun yang mengkritik apa yang dihasilkan anggota DPR adalah idiot.' Dan ada juga yang berkata, 'Yah, saya tidak masalah mendapatkan tunjangan perumahan ini. Saya pikir itu sepenuhnya adil karena rumah saya sangat jauh dari kantor saya di Jakarta.' Itu dianggap tidak peka karena alasan yang sangat jelas. Bagian yang sangat besar yang hilang di sini adalah empati. Tampaknya ada kurangnya empati dan pemahaman bahwa orang-orang sedang menderita. Orang-orang tidak punya waktu untuk menunggu pejabat pemerintah akhirnya melakukan hal yang benar dan mendapatkan hasil yang bagus karena orang-orang benar-benar menderita dalam segala hal—secara ekonomi, kesehatan, semuanya." - Gita Sjahrir, Kepala Investasi di BNI Ventures

Gita Sjahrir dan Jeremy Au menganalisis protes nasional di Indonesia untuk mengungkap bagaimana frustrasi ekonomi, ketidakpekaan politik, dan media sosial membentuk kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Mereka membahas bagaimana kesenjangan pendapatan yang semakin lebar dan reformasi yang terhenti memicu kemarahan lintas generasi, bagaimana empati dan tata kelola pemerintahan runtuh, dan bagaimana teknologi menjadi kekuatan pendorong sekaligus medan pertempuran regulasi. Percakapan mereka menyoroti kebutuhan mendesak akan reformasi, bangkitnya aktivisme warga, dan pelajaran yang dapat dipetik Asia Tenggara dari seruan Indonesia untuk akuntabilitas dan perubahan.

Daftar untuk membaca postingan ini
Gabung Sekarang
Sebelumnya
Sebelumnya

Jordan Dea-Mattson: Masa Depan Fiksi Ilmiah, AI Nakal, dan Mengapa Keterampilan Meta Akan Menentukan Siapa yang Berjaya – E634

Berikutnya
Berikutnya

Bertahan atau Berubah Arah, Pelajaran dari Netflix & Budaya Tim Olahraga - E632