China: Indonesia & Tarif Trump, Dominasi Manufaktur & Involusi 内卷 & Ketidaksesuaian Tenaga Kerja dan Pendidikan dengan Jianggan Li -E455
Jianggan Li , Pendiri & CEO Momentum Works , dan Jeremy Au membahas tiga tema utama:
1. Indonesia & Tarif Trump: Tarif baru Indonesia menargetkan impor seperti alas kaki, pakaian, dan keramik buatan China untuk melindungi 65 juta usaha mikro, kecil, dan menengah lokal yang mempekerjakan 109 juta orang. Hambatan perdagangan ini berdampak negatif pada pelanggan lokal, misalnya restoran hotpot yang kesulitan mendapatkan piring bermerek khusus. Langkah serupa termasuk kuota Brasil untuk produk baja, tarif Afrika Selatan untuk panel surya, dan usulan Trump untuk meningkatkan tarif AS menjadi 60% untuk barang-barang China.
Rasio Utang Indonesia terhadap PDB 39% vs. Singapura, Program Makan Siang Gratis di Sekolah & Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara bersama Gita Sjahrir - E461
Gita Sjahrir , Kepala Investasi di BNI Ventures , dan Jeremy Au membahas tiga tema utama:
1. Rasio Utang terhadap PDB Indonesia 39% vs. Singapura: Jeremy dan Gita membahas perdebatan kebijakan di balik keputusan Prabowo untuk meningkatkan rasio utang terhadap PDB Indonesia dari 39% menjadi 50%, dan berinvestasi untuk mencapai tingkat pertumbuhan agresif sebesar 8% melalui strategi industri berbasis nikel yang diiringi dengan pengeluaran publik yang besar. Mereka membahas implikasi yang lebih luas dari pinjaman bagi negara berkembang dan pentingnya menjaga kredibilitas fiskal. Gita mengkritik kesalahpahaman umum tentang utang nasional vs. utang pribadi dan menyoroti standar ganda internasional dalam persepsi utang. Mereka juga membandingkan strategi fiskal Indonesia dengan AS, Singapura, Korea, Jepang, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Raditya Wibowo: Chief Transportation Officer Gojek, Pendiri MAKA Motors & Seberapa Sulitkah Itu? - E468
Raditya (Dito) Wibowo , CEO & Pendiri MAKA Motors , dan Jeremy Au membahas:
1. Chief Transportation Officer Gojek: Raditya menggambarkan perjalanan kariernya selama tujuh tahun, mulai dari mengelola layanan transportasi on-demand yang baru berkembang dari kantor pusat rumahan sederhana dua lantai dengan hanya 2 toilet hingga menjadi Chief Transportation Officer. Pengembangan algoritma penetapan harga dinamis pertama Gojek merupakan kunci untuk mengalahkan persaingan dari pemain teknologi tradisional dan yang sedang berkembang. Pemikiran strategisnya sangat penting dalam mengatasi berbagai masalah yang muncul, termasuk bagaimana mengatasi aspek permintaan dan penawaran selama Ramadan.
Jesse Choi: Bain Capital & Lulusan MBA Stanford, Pindah ke Indonesia karena Cinta & Mendirikan Platform Investasi Reku - E469
Jesse Choi , salah satu pendiri Reku , dan Jeremy Au membahas:
1. Bain Capital & MBA Stanford: Jesse berbagi perjalanan hidupnya dari seorang mahasiswa riset operasi dan ekonomi di Universitas Columbia hingga awal kariernya di perusahaan konsultan manajemen Bain dan perusahaan ekuitas swasta Bain Capital. Pengalaman MBA Stanford-nya juga memperluas jaringan profesionalnya, memperdalam keterampilan analitisnya, dan memperluas cakrawala kariernya.
Indonesia: Kunjungan Paus, Menyusutnya Kelas Menengah & Reformasi Kebijakan & Literasi Keuangan bersama Gita Sjahrir - E476
Gita Sjahrir , Kepala Investasi di BNI Ventures , dan Jeremy Au membahas:
1. Kunjungan Paus: Mereka merefleksikan kunjungan Paus Fransiskus baru-baru ini ke Indonesia, menekankan signifikansinya sebagai mercusuar pengaruh media positif. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tur Asia Pasifik yang lebih luas dan menandai perjalanan ekstensif pertama Paus ke wilayah tersebut. Gita mencatat jumlah pengunjung yang sangat besar, dengan acara-acara yang menarik banyak orang, merayakan komitmen Indonesia terhadap keragaman dan toleransi beragama.
Indonesia: 109 Anggota 48 Koalisi Kabinet Kementerian, Temu Ban, TikTok & Bukalapak & VC Investments bersama Gita Sjahrir - E491
Gita Sjahrir , Kepala Investasi di BNI Ventures , dan Jeremy Au membahas:
1. Koalisi Kabinet 109 Anggota 48 Kementerian: Dengan pelantikan pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto memperluas kabinet dari 34 menjadi 48 kementerian, yang terbesar sejak 1966. Strategi pembentukan koalisi Prabowo adalah untuk mengakomodasi sekutu politik dan menyatukan koalisi tujuh partai di belakangnya. Mereka membandingkannya dengan politik koalisi Jerman, menekankan pentingnya koordinasi antara pemimpin nasional dan daerah Indonesia untuk pemerintahan yang efektif.